Jumat, 18 Maret 2011

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat








Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia
Telp: +62-22-2013161/4 Fax: +62-22-2013651
www.upi.ac.id


Sejarah

Universitas Pendidikan Indonesia didirikan pada tanggal 20 Oktober 1954 di Bandung, diresmikan oleh Menteri Pendidikan Pengajaran Mr. Muhammad Yamin. Semula bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG), didirikan dengan latar belakang sejarah pertumbuhan bangsa, yang menyadari bahwa upaya mendidik dan mencerdaskan bangsa merupakan bagian penting dalam mengisi kemerdekaan. Beberapa alasan didirikannya PTPG antara lain: Pertama, setelah Indonesia mencapai kemerdekaannya, bangsa Indonesia sangat haus pendidikan. Kedua, perlunya disiapkan guru yang bermutu dan bertaraf universitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang akan merintis terwujudnya masyarakat yang sejahtera.
Gedung utama UPI bermula dari puing sebuah villa yang bernama Villa Isola, merupakan gedung bekas peninggalan masa sebelum Perang Dunia II. (Pada masa perjuangan melawan penjajah, gedung ini pernah dijadikan markas para pejuang kemerdekaan). Puing puing itu dibangun kembali dan kemudian menjelma menjadi sebuah gedung bernama Bumi Siliwangi yang megah dengan gaya arsitekturnya yang asli.
Di sinilah untuk pertama kalinya para pemuda mendapat gemblengan pendidikan guru pada tingkat universitas, sebagai realisasi Keputusan Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia (Nomor 35742 tanggal 1 September 1954 tentang pendirian PTPG/Perguruan Tinggi Pendidikan Guru).
Pada mulanya PTPG dipimpin oleh seorang Dekan yang membawahi beberapa jurusan dan atau balai, yakni:
  • Ilmu Pendidikan
  • Ilmu Pendidikan Jasmani;
  • Bahasa dan Kesusastraan Indonesia;
  • Bahasa dan Kesusastraan Inggris;
  • Sejarah Budaya;
  • Pasti Alam;
  • Ekonomi dan Hukum Negara; dan
  • Balai Penelitian Pendidikan.
Sejalan dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan No. 40718/S pada waktu itu, yang menyatakan bahwa PTPG dapat berdiri sendiri menjadi perguruan tinggi atau perguruan tinggi dalam universitas, maka seiring dengan berdirinya Universitas Padjadjaran (UNPAD), pada tanggal 25 November 1958 PTPG diintegrasikan menjadi fakultas utama Universitas Padjadjaran dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Untuk memantapkan sistem pengadaan tenaga guru dan tenaga kependidikan, berbagai kursus yang ada pada waktu itu, yaitu pendidikan guru B I dan B II, diintegrasikan ke dalam FKIP melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 1961. Selanjutnya FKIP berkembang menjadi FKIP A dan FKIP B. Pada saat yang sama, berdiri pula Institut Pendidikan Guru (IPG), yang mengakibatkan adanya dualisme dalam lembaga pendidikan guru. Untuk menghilangkan dualisme tersebut, pada tanggal 1 Mei 1963 dikeluarkan Keputusan Presiden Nomor 1 tahun 1963, yang melebur FKIP dan IPG menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) sebagai satu satunya lembaga pendidikan guru tingkat universitas. FKIP A/FKIP B dan IPG yang ada di Bandung akhirnya menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandung (IKIP Bandung).
IKIP Bandung saat itu telah memiliki lima fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan Ilmu Sosial, Fakultas Keguruan Sastra dan Seni, Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta, dan Fakultas Keguruan Ilmu Teknik. Kebutuhan akan tenaga guru kian mendesak, demikian pula tumbuhnya hasrat untuk meningkatkan dan memeratakan kemampuan para guru. Hal ini mendorong IKIP Bandung membuka ekstension, antara tahun 1967 1970 IKIP Bandung membuka ekstension di hampir seluruh kabupaten di Jawa Barat.
Peranan IKIP Bandung di tingkat nasional semakin menonjol, setelah pemerintah menetapkan bahwa IKIP Bandung menjadi IKIP Pembina yang diserahi tugas membina beberapa IKIP di luar Pulau Jawa, yaitu IKIP Bandung Cabang Banda Aceh, Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin. Sesuai dengan kebijaksanaan Departemen P dan K, pada awal tahun 1970 an, secara bertahap ekstension tersebut ditutup dan cabang cabang IKIP di daerah menjadi fakultas di lingkungan universitas di daerah masing masing.
Untuk meningkatkan mutu tenaga pengajar, pada tahun 1970 IKIP Bandung membuka program Pos Doktoral melalui pembentukan Lembaga Pendidikan Pos Doktoral (LPPD) PPS yang mengelola Program S2 dan S3. Pada tahun 1976 LPPD diubah namanya menjadi Sekolah Pasca Sarjana, pada tahun 1981 berubah menjadi Fakultas Pasca Sarjana dan tahun 1991 menjadi Program Pascasarjana (PPS).
Penataan program pendidikan tinggi yang dilakukan oleh pemerintah dengan menerapkan multiprogram dan multistrata, ditindaklanjuti IKIP Bandung dengan membuka Program Diploma Kependidikan. Untuk meningkatkan kualifikasi guru SD menjadi lulusan D II, tahun ajaran 1990/ 1991, diselenggarakan Program D II Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Selain diselenggarakan di Kampus Bumi Siliwangi program ini juga diselenggarakan di Unit Pelaksana Program (UPP) pada beberapa sekolah eks SPG yang diintregarasikan ke IKIP. Guna meningkatkan kualifikasi Guru Taman Kanak-kanak atau play group pada tahun 1996/1997 IKIP Bandung membuka Program D II PGTK.
Seiring dengan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan tinggi yang memberikan perluasan mandat bagi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang harus mampu mengikuti tuntutan perubahan serta mengantisipasi segala kemungkinan dimasa datang , IKIP Bandung diubah menjadi Universitas Pendidikan Indonesia melalui Keputusan Presiden RI No. 124 tahun 1999 tertanggal 7 Oktober 1999.
Untuk memperluas jangkauan dalam mendukung pembangunan nasional, UPI harus mampu berdiri sendiri dan berkiprah. Kebulatan tekad ini menumbuhkan keyakinan akan kemampuan yang telah dimilikinya. Tekad ini memberi keyakinan kepada pemerintah bahwa UPI telah dapat bediri sendiri dan dapat diberikan tanggung jawab yang lebih besar. Dengan kepercayaan ini, melalui Peraturan Pemerintah No. 6 tahun 2004. UPI diberi otonomi dan menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (PT BHMN)
Pengembangan dan peningkatan UPI tidak saja berorientasi pada bidang akademik, tetapi juga dalam berbagai bidang, termasuk pemantapan konsep dan rencana pembangunannya. Melalui bantuan Islamic Development Bank (IDB) tengah merancang dan menata pembangunan gedung kampus yang megah, modern dan representatif sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar. Bermodalkan kemampuan yang dimiliki Universitas Pendidikan Indonesia bertekad menjadikan lembaga pendidikan ini terdepan dan menjadi Universitas Pelopor dan Unggul (a Leading and Outstanding University).

Lokasi

Kampus utama UPI terletak di Jalan Setiabudi 229 Bandung dengan luas 615.766 m2 ( +/- 61 hektar), kini sedang diperluas ke arah barat hingga mencapai 75 hektar. Di kampus utama, UPI memiliki 7 (tujuh) fakultas dan satu Sekolah Pascasarjana (SPs). Ketujuh fakultas tersebut adalah: (1) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), (2) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), (3) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), (4) Fakultas Pendidikan Matematika dan IPA (FPMIPA), (5) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (6) Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK),serta (7). Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB).
Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat UPI mengembangkan sistem multikampus, dengan mendirikan beberapa kampus daerah yang berlokasi di Cibiru (Kabupaten Bandung), Tasikmalaya, Sumedang, Purwakarta, dan Serang.
Kampus Utama (Bumi Siliwangi)
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia
Telp. +62-22-2013161-2013162-2013163-2013164
Fax. +62-22-2013651

Kampus UPI Cibiru
Jl. Raya Cibiru KM 15, Bandung

Kampus UPI Tasikmalaya 
Jl. Dadaha No. 18 Tasikmalaya

Kampus UPI Sumedang 
Jl. Mayor Abdurahman No. 221 Sumedang

Kampus UPI Purwakarta 
Jl. Veteran No. 8 Purwakarta

Kampus UPI Serang 
Jl. Ciracas - Serang
Telp/Fax. (0254) 200277

Visi Misi

Visi

UPI tampil menjadi satu-satunya lembaga pendidikan tinggi di Indonesia yang secara konsisten berkiprah dalam bidang pendidikan. Dalam menanggapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, tuntutan masyarakat dan perubahan global. UPI tampil mengambil inisiatif mengembangkan inovasi pendidikan. Dengan segenap potensi dan sumber daya yang dimiliki, UPI menetapkan visi untuk menjadi:
Universitas Pelopor dan Unggul (a leading and outstanding university)

Misi

Misi UPI:
  1. Menyelenggarakan pendidikan untuk menyiapkan tenaga pendidik profesional dan tenaga profesional lainnya yang berdaya saing global.
  2. Mengembangkan teori-teori pendidikan dan keilmuan lain yang inovatif serta penerapannya, untuk menjadi landasan dalam penetapan kebijakan pendidikan nasional.
  3. Menyelenggarakan layanan pengabdian kepada masyarakat secara profesional dalam rangka ikut serta memecahkan masalah n asional baik dalam bidang pendidikan, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
  4. Menyelenggarakan internasionalisasi pendidikan melalui pengembangan dan pengokohan jejaring dan kemitraan pada tingka t nasional, regional, dan internasional.

Tujuan

Secara umum tujuan pendidikan UPI bermuara pada upaya pengembangan manusia yang beriman, bertaqwa, bermoral, berakhlak mulia, berilmu, profesional, religius, dan memiliki integritas dan cinta terhadap bangsa dan negara kesatuan Republik Indones ia. Secara rinci tujuan itu adalah:
  1. Membina dan mengembangkan mahasiswa untuk menjadi ilmuwan, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan tenaga profesional la innya yang beriman, bertaqwa, profesional, berkompetensi tinggi dan berwawasan kebangsaan.
  2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, olahraga, dan seni.
  3. Mendukung pengembangan, kehidupan politik, ekonomi, sosial dan budaya, dan pendidikan dengan berperan sebagai kekuata n moral yang mandiri.
  4. Mendukung pembangunan masyarakat yang religius, demokratis, cinta damai, cinta ilmu, dan bermartabat.

Multi Kampus

Kampus utama UPI terletak di Jalan Dr. Setiabudi 229, Bandung, dengan luas 75 hektar. Di kampus utama ini bernaung Sekolah Pascasarjana dan lima fakultas. Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) masih berlokasi di Jalan Ahmad Yani km.6, Padasuka, Bandung. FPOK akan segera dipindahkan ke kampus utama setelah segala pembangunan fasilitas dan infrastruktur penunjang lainnya dapat digunakan.
Untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat, UPI telah mendirikan beberapa kampus daerah yang terletak di Cibiru, Tasikmalaya, Sumedang, Purwakarta, dan Serang. Keberadaan kampus-kampus ini memungkinkan UPI untuk memberagamkan program-programnya dan memperluas jangkauannya. Seluruh kampus daerah terhubung jaringan internet berkapasitas 5Mbps (4 Mbps International Link dan 1,5 Mbps Local Link). Jaringan internet tersebut dikelola secara terpusat oleh UPI-Net yang berkedudukan di kampus utama. Dengan daya dukung teknologi seperti itu, UPI sangat memungkinkan melakukan pembelajaran jarak jauh (distance learning) dengan seluruh kampus yang tersebar di daerah.
Mulai tahun akademik 2006/2007, Kampus UPI Serang, Purwakarta, dan Tasik membuka Program Pendidikan Jenjang S-2 (Magister) untuk Program Studi Pendidikan IPA, Pendidikan IPS, Pendidikan Luar Sekolah, Bimbingan Konseling, Administrasi Pendidikan, Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Pendidikan Luar Sekolah, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Untuk mendukung program tersebut, UPI memprioritaskan pembangunan sarana dan prasarana kampus-kampus daerah secara menyeluruh.

Pengembangan Kampus

Mulai Februari 2006, di kampus utama UPI dilakukan pembangunan besar-besaran. Pembangunan tersebut dilakukan dalam rangka pemenuhan sarana dan prasarana kampus berstandar internasional. Pembangunan fasilitas pendidikan yang didanai dari bantuan Islamic Development Bank (IDB) ini diberi judul Upgrading and Development of Indonesia University of Education (UPI), Bandung. Tujuan pembangunan ini adalah sebagai berikut.
  1. Mengembangkan status akademik dan peran akademik baru bagi UPI sebagai suatu universitas modern yang memiliki kualitas, efisiensi, akuntabilitas, dan aksesibilitas yang tinggi.
  2. Membangun secara khusus gedung dengan ruang kuliah, ruang kerja dosen, ruang kerja tenaga administrasi, fasilitas belajar, dan peralatan administrasi.
  3. Membangun infrastruktur yang mendukung keberadaan kampus modern.
Lingkup pembangunan sarana dan prasarana kampus ini meliputi (1) Gedung Fakultas Perndidikan Bahasa dan Seni, (2) Gedung Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, (3) Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan, (4) Gedung Fakultas Pendidikan Teknik dan Kejuruan, (5) Gedung Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, (6) Gedung Pascasarjana, (7) University Centre yang di dalamnya terdapat kantor Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Unit Bisnis, UPT PPL, Pendilkom, P3MP, Humas, Studio Rekaman, dan Studio Radio, (8) Centre for Research dan Comunity Service, (9) Training Centre, (10) Islamic Tutorial Centre, (11) Poliklinik dengan Ruang Inap, (12) Asrama Putra, (13) Asrama Putri, dan (14) Infrastruktur (Jalan, listrik, dan pertamanan). Pembangunan tersebut diharapkan selesai pada tahun 2007.

Rektorat

Kelembagaan di UPI terdiri atas beberapa unsur, yaitu unsur pimpinan, unsur pelaksana akademik, unsur pelaksana administratif, unsur tenaga pengajar, unsur mahasiswa dan unsur penunjang (seperti perpustakaan, laboratorium, dll.). Unsur pimpinan terdiri atas pimpinan tingkat universitas, fakultas/sekolah pascasarjana, lembaga, direktorat, biro, jurusan, program studi dan UPT.
Pimpinan Universitas
Tingkat universitas dipimpin oleh seorang Rektor, dan dibantu oleh empat Pembantu Rektor, yang masing masing membidangi kegiatan akademik, administrasi umum dan sumber daya, kemahasiswaan dan alummi, serta penelitian dan pengembangan. Pimpinan Universitas bertugas:
  1. Menyusun Rencana Strategis yang memuat sasaran, tujuan, dan program Universitas;
  2. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran tahunan Universitas;
  3. Melaksanakan penyelenggaraan fungsi kelembagaan perguruan tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat;
  4. Mengelola seluruh kekayaan Universitas dan secara optimal memanfaatkannya untuk kepentingan Universitas;
  5. Membimbing dan mengembangkan tenaga akademik dan non akademik yang ditetapkan oleh Universitas;
  6. Membina hubungan dengan alumni, lingkungan Universitas, dan masyarakat secara luas;
  7. Menyelenggarakan pembukuan Universitas;
  8. Melaporkan kemajuan kinerja Universitas kepada Majelis Wali Amanat sekali dalam setahun; dan
  9. Menyusun dan menyampaikan laporan tahunan kepada Menteri bersama Majelis Wali Amanat.
Selain Pimpinan tingkat universitas, UPI juga diperlengkapi dengan :
  1. Unsur pimpinan tingkat fakultas terdiri atas Dekan, Pembantu Dekan I, Pembantu Dekan II.
  2. Unsur pimpinan Sekolah Pascasarjana (SPs) terdiri atas Direktur SPs, Asisten Direktur I, Asisten Direktur II.
  3. Unsur pimpinan lembaga terdiri atas Ketua Lembaga, Sekretaris Lembaga.
  4. Direktorat dipimpin oleh Direktur dan Kepala Divisi.
  5. Biro dipimpin oleh seorang Kepala Biro, Kepala Bagian, dan Kepala Subbagian.
  6. Jurusan dipimpin oleh Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan, Program Studi dipimpin oleh Ketua Program, dan UPT dipimpin oleh Kepala dan Sekretaris.
  7. Kampus Daerah (PGSD dan PGTK) dipimpin oleh seorang Direktur, Sekretaris dan Kepala Seksi.
Rektorat UPI Periode 2010-2015
Rektor : Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. Pembantu Rektor Bidang Akademik dan Hubungan Internasional : Prof. H. Furqon, MA., Ph.D Pembantu Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Usaha : Prof. Dr. H. Idrus Affandi, M.Pd. Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan : Prof. Dr. H. Dadang Sunendar, M.Hum. Pembantu Rektor Bidang Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan : Prof. Dr. H. E. Aminudin Azis, MA.

Senat Akademik

Senat Akademik merupakan badan normatif tertinggi Universitas di bidang akademik. Berdasarkan Anggaran Dasar (PP. No. 6 Tahun 2004 pasal 19 ayat 1) dan Anggaran Rumah Tangga UPI (Ketetapan MWA Nomor 15/MWA UPI/2006 Pasal Pasal 18) , Senat Akademik bertugas untuk :
  1. memberikan masukan kepada Menteri tentang penilaian atas kinerja MWA;
  2. menyusun kebijakan akademik universitas;
  3. menyusun kebijakan penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta kepribadian masyarakat akademik;
  4. merumuskan norma dan tolok ukur penyelenggaraan universitas;
  5. memberikan masukan kepada MWA berdasarkan penilaiannya atas kinerja pimpinan dalam masalah akademik;
  6. merumuskan peraturan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan;
  7. memberikan masukan kepada pimpinan universitas dalam penyusunan rencana strategis serta rencana kerja tahunan dan anggaran universitas;
  8. melakukan pengawasan mutu akademik dalam penyelenggaraan universitas;
  9. merumuskan tata tertib kehidupan kampus yang edukatif, ilmiah dan religius;
  10. memberikan pertimbangan  kepada pimpinan  universitas  atas usulan pembukaan dan penutupan fakultas, jurusan, program studi, lembaga dan unit-unit akademik lainnya;
  11. mengusulkan ART UPI kepada MWA;
  12. merumuskan dan menetapkan kebijakan dan tolok ukur  penilaian kinerja  dosen  dengan mengacu  pada Standar Nasional Pendidikan;
  13. merumuskan dan menetapkan pedoman kebijakan tentang penjaminan mutu akademik dalam penyelenggaraan universitas;
  14. mengidentifikasi, mengembangkan nilai-nilai budaya kampus yang menjadi ciri ilmiah, edukatif dan religius, sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional;
  15. menyusun Pedoman Pengembangan Kurikulum;
  16. menyusun Pedoman Penelitian dan Pengembangan.
Untuk meningkatkan efektivitas kinerja, Senat Akademik mengelompokkan bidang-bidang tugas ke dalam empat komisi, yaitu:
  1. Komisi A, membidangi lingkup kerja kebijakan normatif dalam bidang Pengembangan Kurikulum dan Evaluasi, mencakup penyusunan kebijakan akademik yang meliputi pengembangan sistem penyelenggaraan pendidikan, lembaga pengelola dan penyelenggara pendidikan dan perangkat pendukungnya, kebijakan sarana dan prasarana serta anggaran pendidikan dan lembaga edukatif sebagai pusat layanan dan produksi, pedoman kerja sama pendidikan, pedoman penyelenggaraan fakultas, sekolah pascasarjana, kampus daerah, jurusan, program studi, konsentrasi, program profesi dan vokasi, kebebasan akademik dan otonomi keilmuan.
  2. Komisi B, membidangi lingkup kerja kebijakan normatif dalam bidang pengembangan SDM, yang mencakup merumuskan peraturan kepegawaian universitas, kebijakan penyusunan rencana strategis serta rencana kerja dan anggaran, pola pembinaan dan penilaian prestasi kerja, merumuskan tata tertib kehidupan kampus yang edukatif, ilmiah, dan religius, serta menyusun pedoman pengangkatan Guru  Besar dan Guru Besar Emeritus.
  3. Komisi C, membidangi lingkup kerja kebijakan normatif dalam bidang penelitian dan pengembangan, yang mencakup penyusunan pedoman penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, organisasi dan pengelolaan, kerja sama dengan pihak-pihak pengguna hasil-hasil penelitian, pengembangan dan pengabdian pada masyarakat.
  4. Komisi D, membidangi lingkup kerja kebijakan normatif dalam bidang pengembangan standar mutu, sistem kendali, dan penjaminan mutu, yang mencakup penyusunan dan pengembangan Standar Mutu Akademik UPI, Sistem Kendali Mutu Akademik UPI, penyusunan dan pengembangan Sistem Jaminan Mutu Akademik UPI.
Selain tugas-tugas pokok tersebut, Senat Akademik juga melaksanakan berbagai kegiatan yang terkait dengan kebijakan akademik universitas maupun pendidikan secara umum. Untuk itu SA bekerja sama dengan MWA, Pimpinan Universitas, Dewan Audit, dan Satuan Penjaminan Mutu UPI, serta Senat Akademik dari PT BHMN yang lain.
Senat Akademik terdiri atas:
  1. Rektor dan Pembantu Rektor ;  
  2. Dekan ;
  3. Kepala Perpustakaan Universitas;
  4. Empat anggota perwakilan unsur lain yang ditetapkan dengan Keputusan Senat Akademik, dapat terdiri atas unsur Lembaga, Sekolah Pascasarjana, Kampus Daerah dan Direktorat Akademik.  
  5. Guru Besar wakil dari setiap fakultas sebanyak 2 (dua) orang; dan
  6. Dosen bukan Guru Besar wakil dari setiap fakultas sebanyak 2 (dua) orang.
Berdasarkan SK Rektor Nomor. 4756/H40/KL/2009, Nomor.8135/H40/KP/2010, Nomor. 0291/H40/KP/2011. Susunan Anggota Senat Akademik UPI, sebagai berikut:
A. Anggota Senat Akademik Ex Officio:
1.Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd.(Rektor)
2.Prof. Furqon, MA., Ph. D(Pembantu Rektor Bidang Akademik dan Hubungan Internasional)
3.Prof. Dr. Idrus Affandi, SH., M.Pd.(Pembantu Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya dan Usaha)
4.Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.(Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan)
5.Prof. Endang Aminudin Aziz, MA., Ph.D.(Pembantu Rektor Bidang Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan)
6.Prof. Dr.H. Ahman, M.Pd.(Dekan FIP)
7Prof. Dr. Karim Suryadi, S.Pd., M.Si.(Dekan FPIPS)
8Prof. Dr.Hj. Nenden Sri Lengkanawati, M.Pd.(Dekan FPBS)
9.Dr. Asep Kadarohman,M.Si..(Dekan FPMIPA)
10.Prof.Dr.H.Mukhidin,M.Pd.(Dekan FPTK)
11.Dr. H. Yudha Munajat Saputra,, M.Ed.(Dekan FPOK)
12Dr. H. Edi Suryadi, M.Si.(Dekan FPEB)
13.Prof. Dr. H.Sumarto,MSIE.(Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada  Masyarakat)
14.Prof.H. Fuad Abdul Hamied, MA,Ph.D.(Direktur Sekolah Pascasarjana)
15.Dr. Didi Sukyadi, MA.(Kepala Perpustakaan)
16.Prof. Dr. H. Cece Rakhmat, M.Pd.(Direktur UPI Kampus Tasikmalaya)
17.Prof. Dr. Hj.Tjutju Yuniarsih,M.Pd.(Direktur Direktorat Akademik)
B. Anggota Senat Akademik Wakil Fakultas 
  1. Fakultas Ilmu Pendidikan :
    • Prof. Dr. H. Ishak Abdulhak, M.Pd.
    • Prof. Dr. H. Syamsu Yusuf LN, M.Pd.
    • Dr.H. Dinn Wahyudin, MA.
    • Dr. Djadja Rahardja, M.Ed.
  2. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial :
    • Prof. Dr. H. Endang Sumantri, M.Ed.
    • Prof. Dr. Drs. Astim Riyanto, SH., MH.
    • Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., M.Si.
    • Dr.Yadi Ruyadi,M.Si.
  3. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni :
    • Prof. Dr. H. Syihabuddin, M.Pd.
    • Prof. Dr. Yoyo Mulyana, M.Ed.
    • Dr. Andoyo Sastromioharjo, M.Pd.
    • Dr. Juju Masunah, M.Hum.
  4. Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam :
    • Prof. Dr. H. Yaya Sukjaya Kusumah, M.Sc.
    • Prof. Dr. Hj. Nuryani Rustaman, M.Pd.
    • Dr. Dadi Rusdiana, M.Si.
    • Dr. Siti Fatimah,M.Si.
  5. Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan :
    • Prof. Dr. H. Maman Hilman, M.Pd., MT.
    • Prof. Dr. Arifah A. Riyanto M.Pd.
    • Dr. Enjang A Juanda, M.Pd., MT..
    • Dr. Amay Suherman, M.Pd.
  6. Fakultas Pendidikan  Olahraga dan Kesehatan :
    • Prof. Dr. H. Adang Suherman, MA.
    • Prof. Dr. Beltasar Tarigan, MS., AIFO
    • Drs. Sucipto, M.Kes.
    • Dr. R. Boyke Mulyana, M.Pd.
  7. Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis :
    • Prof. Dr. H. Disman, MS.
    • Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.Si.
    • Dr. H. Nugraha, SE., M.Si., Ak.
    • Dr. H. Suwatno, M. Si.
Produk Senat Akademik
Beberapa produk Senat Akademik yang sudah dihasilkan dalam meningkatkan kualitas dan suasana akademik yang lebih baik :
      1. Keputusan Senat Akademik UPI No. 015/Senat Akd/UPI-TU/IX/2004 tentang Tata Tertib Sidang Senat Akademik UPI;
      2. Keputusan Senat Akademik UPI No. 017/Senat Akd/UPI-TU/IX/2004 tentang Tata Tertib Senat Akademik UPI;
      3. Keputusan Senat Akademik UPI No. 021/Senat Akd/UPI-TU/XII/2004 tentang Calon Anggota Majelis Wali Amanat UPI dari unsur Senat Akademik;
      4. Keputusan Senat Akademik UPI No. 035/Senat Akd/UPI-TU/III/2005 tentang Pedoman Pembukaan, Penutupan, dan Perubahan Nama Fakultas, Jurusan, Program Studi, Program Diploma, Program Sertifikasi, Program Profesi, dan Program Vokasi pada UPI;
      5. Keputusan Senat Akademik UPI No. 073/Senat Akd/UPI-TU/VIII/2005 tentang Tim Perumus Anggaran Rumah Tangga UPI sebagai PT BHMN;
      6. Keputusan Senat Akademik UPI No. 0171/Senat Akd/UPI-TU/V/2006 tentang Ketentuan Pokok Pengembangan Kurikulum UPI;
      7. Keputusan Senat Akademik UPI No. 001/Senat Akd/UPI-SK/II/2007 tentang Pedoman Penilaian Atas Kinerja Majelis Wali Amanat UPI;
      8. Keputusan Senat Akademik UPI No. 002/Senat Akd/UPI-SK/VIII/2007 tentang Pedoman Perilaku Mahasiswa UPI;
      9. Keputusan Senat Akademik UPI No. 003/Senat Akd/UPI-SK/VIII/2007 tentang Pedoman Kebijakan Akademik UPI;
      10. Keputusan Senat Akademik UPI No. 001/Senat Akd/UPI-SK/V/2008 tentang Kode Etik Dosen UPI;
      11. Keputusan Senat Akademik UPI No.002/Senat Akd/UPI-SK/VIII/2008 tentang Pedoman Pemberian Penghargaan dan Gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa)UPI.
      12. Keputusan Senat Akademik UPI No. 003/Senat Akd/UPI-SK/XII/2008 tentang Kode Etik Tenaga Administrasi dan Penunjang UPI.
      13. Keputusan Senat Akademik UPI No. 001/Senat Akd/UPI-SK/V/2009 tentang Pedoman Pengembangan Sumber Daya UPI
      14. Memberikan masukan kepada MWA berdasarkan penilaiannya atas kinerja pimpinan Universitas dalam bidang akademik.
      15. Persetujuan terhadap Pembukaan, Penutupan, dan Perubahan Nama Fakultas, Jurusan, Program Studi, Program Diploma, Program Sertifikasi, Program Profesi, dan Program Vokasi pada UPI :
        • Pembukaan Prodi Magister Manajemen Bisnis PPS UPI;
        • Pembukaan Prodi Pendidikan Bahasa Perancis PPS UPI;
        • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan PPS UPI;
        • Pembukaan Prodi Ilmu Komputer FPMIPA;
        • Pembukaan Prodi Pariwisata FPIPS UPI;
        • Pembukaan Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Jurusan Pendidikan Arsitektur beserta prodi-prodi yang diusulkannya tidak dalam kerangka penutupan Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan, tetapi dalam konteks pengubahan nama jurusan dan nama program studi;
        • Pembukaan Program Studi Pendidikan Tata Busana dan Pendidikan Tata Boga pada Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga;
        • Pembukaan Program Studi Teknik Tenaga Elektrik pada Jurusan Pendidikan Teknik Elektro;
        • Pembukaan Program Studi (prodi) Studi Pembangunan di Sekolah Pascasarjana;
        • Pembukaan Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam;
        • Pengembangan Jurusan Pendidikan Ekonomi menjadi fakultas dan menyerahkan penetapan nama fakultasnya kepada Rektor sebagai Pimpinan Universitas;
        • Pengubahan Program Studi Psikologi menjadi Jurusan Psikologi;
        • Pembukaan Jurusan Pedagogik sebagai upaya menghidupkan kembali Jurusan Filsafat dan Sosiologi Pendidikan, dan menaungi Program Studi PGSD dan PGPAUD;
        • Perubahan Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang menjadi Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang;
        • Perubahan Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis menjadi Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis;
        • Perubahan Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman menjadi Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman;
        • Perubahan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab menjadi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab;
        • Perubahan nama Program Studi PGTK menjadi Program Studi PGPAUD;
        • Pembukaan Program Pendidikan Profesi Konselor;
        • Pembukaan Program Studi S1 Perpustakaan dan Informasi;
        • Pembukaan Program Studi D3 Survei Pemetaan dan Informasi Geografi;
        • Pembukaan Program Magister Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda ;
        • Pembukaan Program Magister Penjaminan Mutu Pendidikan;
        • Pembukaan Program  Doktor Pendidikan Kewarganegaraan;
        • Pembukaan Program Doktor Pendidikan Teknologi dan Kejuruan;
        • Pengubahan nama Jurusan Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan menjadi Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan
        • Memberikan izin prinsip terhadap pembukaan Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri;
        • Pengubahan nama Program Studi Pendidikan Seni Tari menjadi Jurusan Pendidikan Seni Tari dengan Pogram Srudi Pendidikan Seni Tari di dalamnya;
        • Program Studi Pendidikan Seni Musik menjadi Jurusan Pendidikan Seni Musik dengan Program Studi Pendidikan Seni Musik di dalamnya;
        • Pengembangan Program Studi PGTK jenjang DII menjadi Prpgram Studi PGTK jenjang S1 di UPI Kampus Cibiru;
        • Pengubahan nama Program Studi Pendidikan Tata Niaga menjadi Program Studi Pendidikan Manajemen Bisnis;
        • Pengubahan nama Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran menjadi Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran.
Selain kegiatan utama di atas, Senat Akademik juga berpartisipasi aktif dalam menjalin kerja sama dan lesson learn dengan Senat Akademik dari Perguruan Tinggi lain, di antaranya:
  1. berpartisipasi aktif dalam Pertemuan PT BHMN di Brastagi, Medan pada tanggal 17-19 April 2006;
  2. menjadi Penyelenggara Pertemuan Koordinasi Senat Akademik PT BHMN, yang diikuti oleh UPI, ITB, UGM, IPB, UI, dan USU pada tanggal 11-12 Juli 2006
  3. menerima kunjungan kerja Senat Universitas Negeri Surabaya pada tanggal 19 Desember 2006;
  4. menerima kunjungan studi banding SA UGM pada tanggal 27 November 2007;
  5. berpartisipasi aktif pada pertemuan SA ITB, UGM, dan UPI di UGM pada tanggal 10 Desember 2007;
  6. berpartisipasi aktif pada pertemuan SA PT BHMN: IPB, ITB, UGM, UI, UNAIR, dan UPI, di UGM pada tanggal 17-18 Desember 2007;
  7. berpartisipaasi aktif pada pertemuan SA PT BHMN di UNAIR pada tanggal 26 – 27 November 2008. Pada pertemuan tersebut SA UPI menyampaikan makalah dengan judul :Strategi UPI Menuju World Class University dalam Bidang Pendidikan yang Berkebangsaan”;
  8. melakukan pengkajian terhadap RUU BHP bersama DGB UPI dam MGB UGM pada tanggal 5 Juni 2008; dan
  9. menerima kunjungan studi banding ZSA UNY pada tanggal 2 Desember 2008.

Majelis Wali Amanat

Majelis Wali Amanat adalah organ universitas yang berfungsi untuk mewakili kepentingan pemerintah dan kepentingan masyarakat. Beranggotakan 20 orang yang mewakili unsur-unsur :
a. Menteri
b. Senat Akademik
c. Masyarakat
d. Rektor
Bardasarkan Anggaran Dasar (PP.No.6 tahun 2004 pasal 14 ayat 1), Majelis ini bertugas untuk :
  1. Menetapkan kebijakan umum universitas dalam bidang non akademik.
  2. Mengangkat dan memberhentikan pimpinan universitas.
  3. Mengesahkan Rencana Strategis serta Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan.
  4. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian umum atas pengelolaan universitas.
  5. Melakukan penilaian atas kinerja pimpinan universitas.
  6. Bersama pimpinan universitas menyusun dan menyampaikan laporan tahunan kepada Menteri.
  7. Memberikan masukan dan pendapat kepada Menteri tentang pengelolaan universitas.
Berdasarkan SK Menteri Pendidikan Nasional No. 696/MPN.A4/KP/2010 tanggal 18 Januari 2010 susunan Majelis Wali Amanat UPI, sebagai berikut :
1.Prof.Dr.Ir.H. Ginandjar KartasasmitaKetua
2.Prof.Dr.H. Abin Syamsuddin Makmun, M.A.Sekretaris
3.Ahmad Heryawan, LCAnggota
4.Drs.H. Mohammad Jusuf Kalla 
5.H. Dada Rosada, SH.,M.Si 
6.Iwan Wiranataatmadja 
7.Prof.Dr.H. Jusuf Anwar 
8.Erry Riyana Hardjapamekas, S.E. 
9.Dra.Hj. Popong Otje Djundjunan 
10.Ir. Rudy Radjab 
11.Prof.Dr.H. Mohammad Nuh, D.E.A 
12.Prof.Dr.H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. 
13.Prof.Dr.Hj. Tjutju Yuniarsih, M.Pd. 
14.Prof.Dr.Drs.H. Astim Riyanto, SH.,M.H. 
15.Prof.Dr.H. Syamsu Yusuf LN, M.Pd. 
16.Prof.Dr.H. Sutaryat Trisnamansyah, M.A. 
17.Prof.Dr.H. Yaya Sukjaya Kusumah, M.Sc. 
18.Prof.Dr.H. Maman Hilman, M.Pd.,M.T. 
19.Dr. Didi SUkyadi, M.A. 
20.Drs. Sucipto, M.Kes

Dew

Sekretariat Universitas

Sekretariat Universitas (SU) dibentuk berdasarkan Keputusan Rektor UPI Nomor 3791/H40/KL/2007 tanggal 6 Juli 2007 sebagai gabungan dari UPT Hubungan Masyarakat dan Protokol, UPT Hubungan dan Pendidikan Internasional, UPT Bantuan Hukum, Subbagian Hukum dan Tatalaksana, dan Subbagian Tata Usaha pada BAUK. Sekretariat Universitas memiliki tugas pokok dan fungsi utama untuk menunjang kelancaran kegiatan ke dalam dan ke luar UPI BHMN di bidang administrasi kesekretariatan.
Secara rinci, tugas pokok dan fungsi Sekretariat Universitas adalah sebagai berikut:
    1. Menyusun rencana penyelenggaraan kegiatan administrasi kesekretariatan yang meliputi kegiatan sekretariat, kerumahtanggaan, hukum, public relations, kerjasama kelembagaan, keamanan, dan ketertiban kampus, serta transformasi kelembagaan universitas.
    2. Menyelenggarakan kegiatan administrasi kesekretariatan.
    3. Menyelenggarakan kegiatan hukum.
    4. Menyelenggarakan kegiatan public relations yang meliputi hubungan masyarakat, promosi, dan protokol.
    5. Menyelenggarakan kegiatan kerja sama kelembagaan pada tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional.
    6. Mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan keamanan dan ketertiban kampus.
    7. Mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan transformasi kelembagaan.
    8. Melaporkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam bidang administrasi kesekretariatan universitas kepada Rektor.
    Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Sekretariat Universitas (SU) dibantu oleh dua Divisi, dua Seksi, satu Office of International Education and Relations, dan satu Satuan Tugas dengan nama dan pimpinan sebagai berikut.
    Kepala Sekretariat Universitas:Dr. Uman Suherman AS., M.Pd.
    Kepala Seksi Sekretariat/Sub Bagian Tata Usaha:Dra. Rohayati
    Kepala Seksi Kerumahtanggaan:Deden Kurnia, S.Sos.
    Kepala Divisi Hukum:Endang, S.H.
    Kepala Divisi Public Relations:
    (Berdasarkan Surat Tugas No. 0585/ H40/KP/2009, tugas Kepala Divisi Public Relations dirangkap oleh Kepala Sekretariat Universitas)
    Kepala Divisi Keamanan dan Ketertiban Kampus (K3):H. Wawa Kartiwa, S.H.
    Kepala Office of International Education and Relations:Sri Harto, S.Pd., M.Pd.
    Ketua Satuan Tugas Transformasi Kelembagaan:-
    Tugas Kepala Seksi Sekretariat:
    1. Menyusun rencana kegiatan Sekretariat Universitas.
    2. Melaksanakan kegiatan Sekretariat Universitas.
    3. Melaporkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kegiatan sekretariat kepada Rektor melalui Kepala Sekretariat Universitas.
    Tugas Kepala Seksi Kerumahtanggaan:
    1. Menyusun rencana dan kegiatan kerumahtanggaan tahunan.
    2. Menerima surat masuk.
    3. Memproses surat.
    4. Mengarsipkan surat.
    5. Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan.
    6. Menginventarisasi dan memelihara sarana dan prasarana.
    7. Mengusulkan penghapusan sarana dan prasarana.
    8. Menyusun rencana kebutuhan biaya sesuai anggaran kegiatan di RKAT.
    9. Memproses usulan Tunjangan Prestasi, Uang Makan, dan lain-lain.
    10.    
    11. Mengidentifikasi data kepegawaian.
    12. Memproses perjalanan dinas.
    13. Mengidentifikasi dan menginventarisasi aset dan fasilitas.
    14. Menata keindahan dan kenyamanan kantor.
    15. Menyusun laporan kegiatan kerumahtanggaan.
    Tugas Kepala Divisi Hukum:
    1. Menyusun rencana kegiatan dalam bidang hukum yang meliputi hukum peraturan perundang-undangan, hukum ketatalaksanaan, dan bantuan hukum.
    2. Melaksanakan kegiatan hukum peraturan perundang-undangan, hukum ketatalaksanaan, dan bantuan hukum.
    3. Melaporkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam bidang hukum kepada Rektor melalui Kepala Sekretariat Universitas.
    Tugas Kepala Divisi Public Relation:
    1. Menyusun rencana kegiatan dalam bidang public relation yang meliputi hubungan masyarakat, promosi, dan protokol.
    2. Melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat.
    3. Melaksanakan kegiatan promosi.
    4. Melaksanakan kegiatan protokol.
    5. Melaporkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam bidang Public Relation kepada Rektor melalui Sekretaris Universitas.
    Tugas Kepala Divisi Keamanan dan Ketertiban Kampus (K3):
    1. Menyusun rencana kegiatan dalam bidang keamanan dan ketertiban kampus.
    2. Melaksanakan kegiatan keamanan kampus.
    3. Melaksanakan kegiatan ketertiban kampus.
    4. Melaporkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam bidang keamanan, dan ketertiban dan keindahan  kampus kepada Rektor melalui Kepala Sekretariat Universitas.
       Tugas Kepala Office of International Education and Relations (OIER):
    1. Mengembangkan dan melaksanakan hubungan dan kerjasama luar negeri.
    2. Melakukan dan mengembangkan praseleksi (Pre-Departure Training Program) tenaga pengajar, tenaga administrasi, dan mahasiswa UPI ke luar negeri khususnya dalam kemampuan kebahasaan.
    3. Memproses pengiriman tenaga pengajar, tenaga administrasi, dan mahasiswa UPI untuk belajar atau mengikuti kegiatan akademik lainnya di luar negeri.
    4. Mengkoordinasikan dan membinan mahasiswa dan tenaga pengajar internasional yang belajar atau bertugas di UPI.
    5. Melaksanakan dan bertanggung jawab terhadap proses pendaftaran mahasiswa internasional ke UPI.
    6. Menyediakan layanan bimbingan dan memberikan dukungan program-program mahasiswa internasional.
       Ketua Satuan Tugas Transformasi Kelembagaan:
    1. Menyusun rencana kegiatan dalam bidang transformasi kelembagaan universitas.
    2. Melaksanakan kegiatan transformasi kelembagaan universitas.
    3. Melaporkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam bidang keamanan, dan ketertiban dan keindahan  kampus kepada Rektor melalui Kepala Sekretariat Universitas.

Satuan Penjaminan Mutu

Susunan pimpinan dan anggota Satuan Penjaminan Mutu adalah sebagai berikut:
Ketua   :Prof. Dr. H. Abdul Azis Wahab, M.A.
Sekretaris:Dr. Didi Sukyadi,. M.A.
Tim Satuan Penjamin Mutu:Prof. Dr. H. Sutaryat Trisnamansyah, M.A.
  Prof. Dr. H. Rochman Natawijaya
  Prof. Dr. H. Sumarto, MSIE.
  Prof. Drs. H. M. Tahir Djide.
  Prof. Dr. H. As’ari Djohar, M.Pd.
  Prof. Dr. H. Syihabuddin, M.Pd.
  Dr. Agus Rahayu, M.Si.
  Dr. Saefuddin, M.Si.
  Dr. H. Yahya Sudarya, M.Pd.
Satuan Penjaminan Mutu  diangkat dan bertanggung  jawab langsung kepada Rektor. Satuan Penjaminan Mutu  mempunyai tugas sebagai berikut:
    1. Memotivasi kegiatan jaminan mutu pada tingkat Fakultas/Jurusan/Program Studi/Lembaga.
    2. Menata pelaksanaan evaluasi diri Institusi (universitas) melalui pemutakhiran pangkalan data  institusi secara berkelanjutan.
    3. Mengkoordinasi dan/atau memotivasi  pelaksanaan evaluasi diri Fakultas/Jurusan/Program Studi secara berkelanjutan.
    4. Mengembangkan, memutakhirkan, merinci, dan menggunakan standar mutu kelembagaan dalam menilai kinerja, keadaan, dan perangkat kependidikan institusi.
    5. Melakukan pembakuan mutu (benchmarking)  institusi terhadap konstitusi lain, baik di dalam maupun di luar negeri, yang telah memiliki  mutu tinggi.
    6. Memanfaatkan hasil evaluasi diri pada semua tingkat kelembagaan untuk maksud penjaminan mutu institusi.
    7. Mempersiapkan evaluasi eksternal, termasuk akreditasi institusi dan program studi.
    8. Membina kemitraan antarinstitusi dalam pengembangan dan peningkatan mutu institusi.
    9. Menata informasi tentang keseluruhan institusi untuk dikomunikasikan kepada masyarakat.
    10. Bersama-sama dengan Pembantu Rektor Bidang  Penelitian dan Pengembangan, mengembangkan program penelitian untuk peningkatan mutu lembaga dan program dalam Universitas
    11. Memotivasi pelaksanaan pengembangan staf pada tingkat Fakultas/Jurusan/Program Studi/Lembaga.
    12. Memotivasi pelaksanaan pengembangan sumber daya pada tingkat Fakultas/Lembaga.

Satuan Audit Internal

Satuan Audit Internal (SAI) mempunyai tugas melaksanakan audit dalam bidang manajemen keuangan, akademik, dan sumber daya. Secara intern kelembagaan SAI diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada Rektor. Dalam menjalankan kebijakannya SAI mengacu kepada kebijakan audit yang ditetapkan oleh Dewan Audit. Hasil audit yang dilakukan disampaikan kepada Rektor dan Dewan Audit.
Berdasarkan SK Rektor No.5671/H40/KP/2008 tanggal 6 Oktober 2008  Susunan Pengurus dan anggota Satuan Audit Internal adalah sbb:
Ketua:Drs. Emon Abdurachman
Sekretaris:
Drs.Karli Soedijatno,M.Si.Ak.
Koordinator Bidang Akademik:Dr. H. Achmad Munandar, M.Pd.
Anggota:Prof. Dr. Iskandarwassid, M.Pd.
  Dr. Endang Herawan, M.Pd.
Koordinator Bidang Sumber Daya:Drs.H.Sutrisno Tukimin,M.T
Anggota:Drs. Ir. Susanto,MT
  Muhammad Nursalman,S.Si, MT
Koordinator Bidang Keuangan:Drs.H.Nurhasan,M.Pd.
Anggota:Asep Kurniawan, M.Pd.
  Heni Mulyani, M.Pd.
  Indah Fitriani, SE.Ak.

Dewan Audit adalah organ Universitas yang secara independen melaksanakan evaluasi hasil audit internal dan eksternal atas penyelenggaraan universitas untuk dan atas nama Majelis Wali Amanat. Dewan Audit melaksanakan evaluasi hasil audit Universitas dalam bidang keuangan dan bidang akademik. Dewan Audit bertanggung jawab kepada Majelis Wali Amanat.  Berdasarkan Anggaran Dasar (PP. No.6 Tahun 2004 pasal 17 ayat 1) , Dewan Audit bertugas untuk :
1. Menetapkan kebijakan audit internal;
2. Mempelajari dan menilai hasil audit internal dan eksternal; dan
3. Mengambil kesimpulan dan mengajukan saran kepada Majelis Wali Amanat.
Berdasarkan Surat Keputusan MWA No. 11/MWAUPI/2005 dan No. 22/TAP/MWA UPI/2007, Susunan Pimpinan dan Anggota Dewan Audit adalah sbb:
1. Ketua       : Prof. Dr. H. Tubagus Hasanudin, M.Sc, Ak.
2. Sekretaris : Dr. Janah Sojanah, M.Si.
3. Anggota    : Prof. Dr. H. Karhi Nisjar Sardjudin, Ak. MM.
           Prof. Dr. H. Akdon  M.Pd.
                      Drs. Suryana Affandi, Ak.

Fakultas Ilmu Pendidikan

FIP menghasilkan guru dan tenaga kependidikan di bidang Filsafat dan Sosiologi Pendidikan, Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Administrasi Pendidikan, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Luar Biasa, Guru Sekolah Dasar, Guru Anak Usia Dini dan juga sarjana Psikologi.

Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial

FPIPS menyelenggarakan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mempersiapkan sumberdaya manusia dalam bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, untuk berbagai jenis dan jenjang pendidikan, dan ilmu-ilmu sosial untuk berbagai jenis keahlian dan profesi.

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni

FPBS melakukan pembinaan sumber daya manusia dalam disiplin ilmu kependidikan dan pendidikan disiplin ilmu bahasa, sastra, dan seni untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan kompetitif, serta memiliki kompetensi dalam dunia pendidikan, industri, dan wirausaha.

Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

FPMIPA mengupayakan pembinaan sumber daya manusia dalam bidang Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (PMIPA) dan bidang MIPA yang diperlukan oleh berbagai jenis dan jenjang pendidikan yang relevan serta dunia industri.

Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

FPTK mendidik tenaga kependidikan teknologi dan kejuruan untuk menghasilkan Sarjana dan Ahli Madya Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (guru, ahli pendidikan, dan tenaga kependidikan lainnya) secara akademis dan profesional, sehingga berkontribusi bagi peningkatan mutu sumber daya manusia Indonesia. Fakultas ini juga mendidik tenaga ahli teknik secara akademis dan profesional untuk menghasilkan Sarjana dan Ahli Madya Teknik, yang diperlukan bagi pembangunan industri dan sektor-sektor pembangunan nasional lainnya yang relevan. Selain itu, lembaga ini juga melakukan penelitian dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pendidikan teknologi dan kejuruan, serta bidang teknik.

Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

FPOK membina dan mengembangkan bidang keolahragaan. Lulusannya diarahkan untuk menjadi tenaga pendidik di bidang penjas dan olahraga yang terampil, berilmu, dan berwatak, serta mencetak lulusan yang dapat menjadi pelatih cabang-cabang olahraga, tenaga penggerak dan pengelola olahraga masyarakat, serta tenaga ahli profesional di bidang pengembangan ilmu-ilmu keolahragaan (sport sciences). Sasaran layanannya bukan saja pendidikan formal atau persekolahan, tetapi termasuk pelayanan di bidang olahraga di luar setting persekolahan, yaitu menjadi pembina di bidang rekreasi dalam arti luas, pelatih olahraga dan manajer olahraga di masyarakat.

Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

FPEB ini memiliki 4 program studi kependidikan yaitu: Pendidikan Manajemen Bisnis, Pendidikan Ekonomi dan Koperasi, Pendidikan Akuntansi, dan Pendidikan Manajemen Perkantoran, serta dua program studi nonkependidikan yaitu Akuntansi dan Manajemen, lulusan yang dihasilkan tenaga pengajar profesional dalam bidang ekonomi dan koperasi, akuntansi, tata niaga, dan administrasi perkantoran serta tenaga ahli profesional manajemen dan akuntansi.

Sekolah Pasca Sarjana

SPs UPI menyiapkan para mahasiswa Program Magister (S2) dan Doktor (S3) untuk menjadi ilmuwan, tenaga kependidikan dan tenaga profesional lainnya yang memiliki kemampuan sebagai peneliti, perencana, pengembang, pemikir, dan praktisi yang memiliki (a) wawasan yang luas dan kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan dengan segala aspeknya; (b) penguasaan yang mendalam dalam bidang ilmu yang menjadi keahliannya; (c) kemampuan meneliti, mengembangkan, merencanakan, dan mengelola pendidikan serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan dan bidang-bidang lainnya.

Sekolah Laboratorium

Melaksanakan proses pembelajaran berstandar nasional dan berazas relegius serta berprinsip silih asih, silih asah, dan silih asuh pada jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Kurikulum yang digunakan di sekolah Laboratorium Universitas Pendidikan Indonesia adalah Kurikulum Nasional dan Muatan Lokal yang ditetapkan sekolah dan diadakan program akselerasi. Untuk memperkuat penguasaan bahan ajar intra kurikuler, diberikan jam pelajaran tambahan berupa kegiatan kokurikuler pada beberapa mata pelajaran yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Baca Tulis Al Qur'an.

Diploma

Universitas Pendidikan Indonesia memiliki program akademik Diploma yakni Diploma 2 (D2) dan Diploma 3 (D3). Dewasa ini, baru 2 Fakultas di UPI yang menyelenggarakan program Diploma, yaitu FPTK dan FIP.
Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) 
  1. D3 Mesin (Otomotif)
  2. D3 Elektro (Instalasi Listrik)
  3. D3 Sipil
  4. D3 Arsitektur Perumahan
Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP):
  1. D2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
  2. D2 Pendidikan Guru TK (PGTK)

Sarjana

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP):
    1. Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
    2. Administrasi Pendidikan
    3. Psikologi Pendidikan dan Bimbingan
    4. Psikologi
    5. Pendidikan Luar Sekolah
    6. Pendidikan Luar Biasa
    7. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD
  2. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) :
    1. Kependidikan :
      1. Pendidikan Pancasila dan Kewargaan Negara
      2. Pendidikan Sejarah
      3. Pendidikan Geografi
      4. Pendidikan Ekonomi:
        • Program Pendidikan Akuntansi
        • Program Pendidikan Tata Niaga
        • Program Pendidikan Administrasi Perkantoran
        • Program Pendidikan Ekonomi Koperasi
    2. Non-Kependidikan :
      1. Program Manajemen
      2. Program Akuntansi
      3. Program Manajemen Resor dan Lesur
      4. Program Manajemen Pemasaran Pariwisata
      5. Program Manajemen Industri Katering
    3. Mata Kuliah Dasar Umum
  3. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS):
    1. Kependidikan :
      1. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
      2. Pendidikan Bahasa Daerah
      3. Pendidikan Bahasa Inggris
      4. Pendidikan Bahasa Asing
        • Program Pendidikan Bahasa Jerman
        • Program Pendidikan Bahasa Arab
        • Program Pendidikan Bahasa Jepang
        • Program Pendidikan Bahasa Perancis
      5. Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan
      6. Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik
    2. Non-Kependidikan :
      1. Bahasa dan Sastra Inggris
      2. Bahasa dan Sastra Indonesia
  4. Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA):
    1. Kependidikan :
      1. Pendidikan Matematika
      2. Pendidikan Fisika
      3. Pendidikan Biologi
      4. Pendidikan Kimia
      5. Pendidikan Ilmu Komputer
    2. Non-Kependidikan :
      1. Matematika
      2. Fisika
      3. Biologi
      4. Kimia
      5. Ilmu Komputer
  5. Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK):
    1. Pendidikan Teknik Sipil
    2. Pendidikan Teknik Arsitektur
    3. Pendidikan Teknik Elektro
      1. Program Studi Elektronika Komunikasi
      2. Program Studi Listrik Tenaga
      3. Program Studi Elektronika Industri
    4. Pendidikan Teknik Mesin
      1. Program Studi Teknik Pendingin
      2. Program Studi Teknik Otomotif
      3. Program Studi Mesin Industri
      4. Program Studi Mesin Konstruksi
    5. Pendidikan Kesejahteraan Keluarga:
      1. Program Studi Tatabusana
      2. Program Studi Tataboga
  6. Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK):
    1. Kependidikan :
      1. Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
      2. Pendidikan Kepelatihan
      3. Pendidikan Olahraga
    2. Non-Kependidikan :
      1. Ilmu Keolahragaan

Pasca-Sarjana

Program Studi & Konsentrasi Saat ini PPS UPI memiliki 19 Program Studi dengan 50 konsentrasi di S2 dan 9 Program Studi dengan 36 konsentrasi di S3. Untuk Program S3, bidang konsentrasi sesungguhnya lebih fleksibel dan tergantung minat mahasiswa yang ditempuh melalui kajian mandiri dan penulisan disertasi dalam bidang konsentrasi yang bersangkutan. Rincian program studi dan konsentrasi tersebut adalah sebagai berikut:
Program Magister Pendidikan (S2)
  1. Administrasi Pendidikan dengan konsentrasi:
    1. Perencanaan Pendidikan
    2. Manajemen Persekolahan
    3. Supervisi Pendidikan
  2. Bimbingan dan Penyuluhan dengan konsentrasi:
    1. Pendidikan Konselor
    2. Pendidikan Anak Berbakat
    3. Pendidikan Anak Usia Dini
    4. Tes dan Pengukuran
  3. Pendidikan Kebutuhan Khusus/PLB
  4. Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
  5. Pengembangan Kurikulum dengan konsentrasi:
    1. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Dasar
    2. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Menengah
    3. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi
    4. Pengembangan Kurikulum Pendidikan
    5. Teknologi Pendidikan
    6. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Guru
  6. Pendidikan Seni
  7. Pendidikan Luar Sekolah dengan konsentrasi:
    1. Pelatihan dan Pengembangan SDM
    2. Penyuluhan Masyarakat
    3. Pendidikan Kehidupan Keluarga
    4. Pendidikan Jarak Jauh
  8. Pendidikan IPS dengan konsentrasi:
    1. Pendidikan IPS SD
    2. Pendidikan Sejarah
    3. Pendidikan Geografi
    4. Pendidikan Ekonomi
    5. Pendidikan Bisnis
  9. Pendidikan Kewarganegaraan
  10. Pendidikan IPA dengan konsentrasi:
    1. Pendidikan IPA SD
    2. Pendidikan Fisika Sekolah Lanjutan
    3. Pendidikan Kimia Sekolah Lanjutan
    4. Pendidikan Biologi Sekolah Lanjutan
    5. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
    6. Pendidikan Lingkungan
  11. Pendidikan Matematika dengan konsentrasi:
    1. Pendidikan Matematika SD
    2. Pendidikan Matematika Sekolah Menengah
  12. Pendidikan Bahasa Indonesia dengan konsentrasi:
    1. Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing
  13. Pendidikan Bahasa Inggris
  14. Pendidikan Bahasa Jepang
  15. Linguistik
  16. Pendidikan Umum/Pendidikan Nilai dengan konsentrasi:
    1. Pendidikan Nilai Moral
    2. Pendidikan Keagamaan
    3. Filsafat dan Teori Pendidikan
  17. Pendidikan Olahraga
  18. Magister Manajemen Bisnis
  19. Pendidikan Teknologi Kejuruan
Program Doktor Pendidikan (S3)
  1. Administrasi Pendidikan dengan konsentrasi:
    1. Manajemen Pendidikan
    2. Pengawasan Pendidikan
    3. Kebijakan Pendidikan
    4. Pembiayaan Pendidikan
    5. Manajemen Sistem Informasi Pendidikan
  2. Bimbingan dan Penyuluhan dengan konsentrasi:
    1. Konseling Sekolah
    2. Konseling Perguruan Tinggi
    3. Konseling Keluarga dan Setting Kemasyarakatan
    4. Konseling Karier
    5. Konseling Lintas-Budaya
    6. Tes dan Pengukuran dalam Konseling
    7. Pendidikan Luar Biasa
  3. Pengembangan Kurikulum dengan konsentrasi:
    1. Kurikulum Sekolah
    2. Kurikulum Pendidikan Tenaga Kependidikan
    3. Teknologi Informasi dalam Pendidikan
  4. Pendidikan Luar Sekolah dengan konsentrasi:
    1. Pendidikan Orang Dewasa
    2. Pelatihan dan Pengembangan SDM
    3. Pendidikan Jarak Jauh
  5. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dengan konsentrasi:
    1. Pendidikan Kewarganegaraan
    2. Pendidikan Sejarah
    3. Pendidikan Geografi
    4. Pendidikan Ekonomi
  6. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
  7. Pendidikan Matematika
  8. Pendidikan Bahasa Indonesia
  9. Pendidikan Bahasa Inggris
  10. Pendidikan Umum/Pendidikan Nilai dengan konsentrasi:
    1. Filsafat dan Teori Pendidikan
    2. Sosiologi Pendidikan
    3. Antropologi Pendidikan
  11. Pendidikan Olahraga
STATUS AKREDITASI
Berdasarkan hasil akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan SK nomor 2000-025 dan SK nomor 2000-032 pada tahun 2000, serta SK nomor 2002-061 tahun 2002, sebelas Program Studi S2 telah diakreditasi dan mendapatkan status akreditasi A (Unggulan).
Kesebelas program studi tersebut adalah: Administrasi Pendidikan, Bimbingan dan Penyuluhan, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Bahasa, Pendidikan IPA, Pendidikan IPS, Pengembangan Kurikulum, Pendidikan Umum, Pendidikan Olahraga, dan Pendidikan Matematika.
Pada tahun 2002, berdasarkan SK nomor 2002-001, delapan Program Studi S3 telah diakreditasi dan mendapatkan status akreditasi A untuk Program Studi Administrasi Pendidikan, Bimbingan dan Penyuluhan, Pendidikan Bahasa, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Umum, dan Pengembangan Kurikulum. Sedangkan satu Program Studi S3 yakni Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial memperoleh status akreditasi B.

HASIL PENELITIAN

Penelitian

Pengabdian Pada Masyarakat

Reguler

SNMPTN

SNMPTN merupakan satu-satunya pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu dengan menggunakan soal yang sama atau setara dan diselenggarakan secara serentak. Peserta yang dapat mengikuti seleksi melalui jalur ini adalah lulusan SMU/MAN dan SMK. Para calon dapat memilih jenjang S1 melalui jalur SNMPTN. Seluruh proses pendaftaran melalui jalur SNMPTN dilaksanakan oleh Panitia Ujian Masuk Lokal Bandung (PUML Bandung).

PMDK

Seleksi mahasiswa baru melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Universitas Pendidikan Indonesia (PMDK-UPI) bertujuan untuk memperoleh calon mahasiswa unggul dengan memberi kesempatan secara lebih luas kepada siswa kelas III SMA/SMK/MA sesuai dengan minat dan kemampuannya untuk menjadi mahasiswa, dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UPI. Yang dapat mendaftarkan diri adalah siswa SMA/MA/SMK kelas III yang memiliki peringkat 10 terbaik di kelasnya, atau siswa yang memiliki prestasi khusus dalam bidang olahraga untuk FPOK dan seni untuk pelamar program Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari yang ditunjukkan dalam bentuk piagam atau sertifikat yang dilegalisasi Kepala Sekolah.

UM

Ujian Masuk Universitas Pendidikan Indonesia (UM-UPI) bertujuan untuk memperoleh calon mahasiswa unggul dengan memberi kesempatan kepada masyarakat secara lebih luas untuk menjadi mahasiswa, dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UPI. Calon mahasiswa jalur UM terdiri dua kategori yakni calon mahasiswa lulusan SMA/SMK/MA/Paket (fresh graduate) dan calon mahasiswa lanjutan.

Non-Reguler

Dual-Modes

Penyelenggaraan Program S-1 Dual Mode ini bertujuan untuk mendukung upaya percepatan peningkatan kualifikasi akademik bagi guru PAUD, SD, SMP, SMA dan sederajat sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, dan Permendiknas No. 58 tahun 2009.
Calon mahasiswa Program S-1 Dual Mode adalah guru PAUD, SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat dengan berlatar belakang pendidikan SPG/SGO/PGA/MA/SMA/SMK dan yang sederajat, D1, D-2 atau D3 dari LPTK yang telah memiliki izin penyelenggaraan Ditjen Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Nasional atau Ditjen Pendidikan Islam Kementrian Agama. Status guru adalah guru tetap dalam jabatan, bagi guru PNS dibuktikan dengan SK pengangkatan sebagai guru dan bagi guru non PNS dibuktikan dengan SK dari Bupati (Dinas Pendidikan/BKD) dan Kanwil Kementrian Agama atau SK Yayasan Penyelengara Satuan Pendidikan yang Berbadan Hukum (Yayasan). Bagi guru harus sudah memiliki NIK (Nomor Induk Kepegawaian).

Bidik Misi

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi – Departemen Pendidikan Nasional mulai tahun 2010 memberikan beasiswa dan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi dan berprestasi yang disebut Beasiswa BIDIK MISI. Sasaran dari program Bidik Misi adalah lulusan jenjang pendidikan menengah yang terdiri atas lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat tahun 2010 yang berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi. Beasiswa diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif. Dana beasiswa dan biaya pendidikan yang diberikan adalah sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) per mahasiswa per semester yang diprioritaskan untuk biaya hidup.

Organisasi Kemahasiswaan

Sebagai sarana untuk mewadahi kegiatan berorganisasi, UPI menyediakan organisasi mahasiswa sebagai berikut:
  • Di Tingkat Universitas disebut Presiden KM UPI dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM/MPM), yang bertugas mengkoordinasikan seluruh kegiatan mahasiswa untuk semua fakultas.
  • Disamping itu di tingkat Universitas juga ada Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM), yaitu unit yang menghimpun mahasiswa dari berbagai fakultas yang mewakili perhatian pada bidang yang sama. Unit kegiatan mahasiswa ini meliputi kegiatan olah raga kegiatan kesenian dan kegiatan khusus Menwa, Pramuka, Pencinta Alam dan sebagainya.
  • Di tingkat Fakultas ada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Senat Mahasiswa (SM). BPM adalah lembaga legislatif mahasiswa sedangakan Senat Mahasiswa fakultas adalah lembaga eksekutif mahasiswa di tingkat Fakultas.
  • Di tingkat Jurusan ada Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). HMJ adalah pembantu SM dalam melaksanakan tugasnya

Penalaran dan Keilmuan

Pembinaan/pengembangan penalaran dan keilmuan bertujuan untuk merangsang, mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara ilmiah, mendorong mahasiswa agar mengembangkan wawasan dan sikap ilmiah secara profesional. Bidang Penalaran dan keilmuan dikembangkan melalui berbagai kegiatan.
  1. Forum akademik yaitu pertemuan sekelompok warga sivitas akademika untuk membahas topik tertentu secara ilmiah dengan tujuan menumbuhkan dan memupuk kemampuan sikap ilmiah dan sikap profesional melalui pemikiran yang objektif.
  2. Simposium merupakan suatu pertemuan ilmiah yang membahas topik tertentu dari berbagai sudut pandang yang saling berkaitan.
  3. Kolokium adalah hasil modifikasi dari metoda diskusi panel yang melibatkan nara sumber dan peserta.
  4. Lokakarya merupakan temu karya yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta dengan menggunakan berbagai jenis metoda yang menghasilkan produk tertentu.
  5. Seminar merupakan pertemuan ilmiah suatu kelompok intelektual yang dengan sistematis membahas suatu topik di bawah pimpinan seorang ahli yang berwewenang dalam bidang tersebut untuk memecahkan suatu permasalahan.
  6. Diskusi Ilmiah adalah pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah.
  7. Diskusi Panel adalah suatu pembicaraan atau pertukaran pikiran yang dilakukan oleh panelis mengenai suatu topik tertentu.
  8. Studium Generale (kuliah umum) merupakan suatu bentuk atau metoda penyampaian informasi secara lisan tertang suatu topik tertentu oleh seorang yang berkualifikasi, dengan maksud memberikan wawasan umum dan memperluas wawasan ilmiah serta mengembangkan sikap interdisipliner tentang suatu bidang ilmu kepada para ilmuwan atau calon ilmuwan dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam dan berbeda dengan penceramah.
  9. Lomba Karya Ilmiah adalah program/kegiatan yang dilakukan untuk dapat melatih dan meningkatkan kemampuan serta sikap ilmiah mahasiswa.
  10. LKTM, LKIM, PKM dan Seleksi mahasiswa berprestasi adalah kegiatan pengembangan penalaran mahasiswa melalui penulisan karya-karya ilmiah yang diorientasikan pada temuan dari penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa. Kegiatan ini ditujukan untuk mengembangkan kemampuan menemukan karya-karya ilmiah untuk kepentingan pengembangan ilmu, teknologi maupun seni.
  11. Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Pekan Mahasiswa Daerah (PIMDA) dan Karya Alternatif Mahasiswa (KAM) adalah kegiatan kemahasiswaan yang mengembangkan dan mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan tambahan sebagai alternatif untuk profesi yang digelutinya.
Cakupan bidang penalaran dan keilmuan di Universitas Pendidikan Indonesia terwujudkan dalam bentuk kegiatan Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM), Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM), Program kreativitas Mahasiswa (PKM), Seleksi mahasiswa berprestasi, seminar dan Lokakarya, Lomba Cerdas Cermat, Pembekalan dan Pengkajian Islam, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), berbagai perlombaan, Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar), temu sivitas akademika, Studi Pembina Islam Intensif, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), dll.
Syarat mengikuti LKTM, LKIM dan PKM yaitu Tercatat sah sebagai mahasiswa di perguruan tinggi, Perorangan atau kelompok, dan Bidang yang diikuti harus sesuai dengan bidang ilmu yang sedang ditekuni.
Syarat mengikuti seleksi mahasiswa berprestasi yaitu tercatat sah sebagai mahasiswa pada tahun yang berlaku, mempunyai indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi, menunjukkan karya ilmiah dengan derajat orisinalitas, mentaati tata tertib kampus, memiliki kemampuan berbahasa Inggris, aktif dalam organisasi kemahasiswaan, dan minimal telah menduduki semester VI (enam).

Minat dan Bakat

Pembinaan/pengembangan bakat dan minat bertujuan adalah menumbuhkembangkan apresiasi dan berbagai kegiatan lain yang sesuai dengan visi, misi, dan fungsi UPI. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan baik oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan, Senat Mahasiswa Fakultas/BEM Fakultas, BEM UPI dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Jenis kegiatan yang termasuk dalam kategori ini yakni bidang olahraga, kesenian, pramuka, resimen mahasiswa, penerbitan kampus, pencinta alam, dan Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI).
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang mengkoordinasikan kegiatan kemahasiswaan tersebut adalah
  • Bidang Penalaran meliputi Lembaga Pengembangan dan Pengkajian Intelektual Mahasiswa (LEPPIM), Unit Penerbitan Mahasiswa (UPM), Unit Kegiatan Studi Kemasyarakatan (UKSK).
  • Bidang Olahraga meliputi UKM Atletik, UKM Ku Shin Ryu M Karate Do Indonesia (KKI), UKM Judo, UKM Perisai Diri, UKM Pencak Silat Tenaga Dasar (PSTD), UKM Beladiri Tarung Derajat (BOXER), UKM Tae Kwon Do, UKM Gulat, UKM Tinju, UKM Sepakbola, UKM Bola Voli, UKM Tenis Meja, UKM Tenis Lapangan, UKM Sepaktakraw, UKM Softball/Baseball, UKM Catur, UKM Bulu Tangkis, UKM Panahan, UKM Hockey, UKM Bola Basket, UKM Dayung, UKM Anggar, UKM Senam.
  • Bidang Keagamaan meliputi Unit Kegiatan Da.wah Mahasiswa (UKDM), Unit Pengembangan Tilawah Al Quran (UPTQ), UKM Kalam, Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK), Pembinaan Alif Qurani (PAQ), dan BAQI.
  • Bidang Kesenian dan Sastra : UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM), UKM Tari Laras, UKM ASAS, UKM Studio 229, UKM Lakon (Teater), UKM Forum Seni Estetika, Unit Film mahasiswa (UFM), UKM Performa dan Sanggar Budidaya Linguistik (SBL).
  • Bidang Minat Khusus meliputi Pramuka Gudep KB 01005-01006, Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Bumi Siliwangi, UKM Radio (URM eSKa) dan UKM Resimen Mahasiswa Mahawarman (Menwa) Yon XI.
  • Bidang Lingkungan Hidup dan Pencinta Alam yaitu MAHACITA, BIOCITA, BOEMI, JANTRA, AVISAMBA, dll.
  • Bidang Kesehatan : Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSRPMI).
  • Bidang Kepemimpinan : Pengembangan Intelektual Kepemimpinan Mahasiswa (UKM PIKM).

Organisasi

Pembinaan/pengembangan organisasi kemahasiswaan merupakan kegiatan-kegiatan yang berfungsi sebagai wahana kaderisasi dan pengembangan diri mahasiswa.Bentuk kegiatan pengembangan bidang organisasi atau kaderisasi meliputi :
  • Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang diselenggarakan oleh ormawa tingkat jurusan/ program,
  • Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang diselenggarakan oleh ormawa tingkat fakultas (SMF, BEM, DPMF),
  • Latihan kepemimpinan mahasiswa (LKM) diselenggarakan oleh ormawa tingkat universitas (BEM UPI)
  • Musyawarah Mahasiswa (Mumas). Kegiatan musyawarah Mahasiswa (MUMAS) dilakukan oleh semua ormawa dengan sebutan yang berbeda-beda di antaranya Musyawarah Besar (Mubes), Musyawarah Mahasiswa (Mumas), Musyawarah Anggota (Musang), Musyawarah Adat (Mudat), Musyawarah Teater (Muter), Pemilihan Umum Raya (Pemilu Raya).

Kemasyarakatan

Kemasyarakatan atau Bakti sosial yaitu kegiatan kemahasiswaan dalam bentuk interaksi langsung dengan masyarakat yang mendukung fungsi-fungsi; peduli umat, pembangunan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang dilakukan dalam bentuk kegiatan; Pengabdian Pada Masyarakat (PPM), Kemah Kerja Mahasiswa (KKM), Bakti Sosial (Operasi Pasar Murah, Peduli Sembako, Malam Amal dan Sembako dan Pasar Buku Murah).
  • Beasiswa Australian Leadeship Awards (ALA) 2012 Pemerintah Australia menawarkan beasiswa Australian Leadeship Awards (ALA) program s2 dan S3 sejumlah 200 bagi wilayah Asia Pasifik untuk tahun akademik 2012. Adapun tawaran beasiswa ini diprioritaskan untuk pembangunan yang berkelanjutan seperti ekonomi pembangunan,pendidikan,gender,pemerintahan,pembangunan daerah,kesehatan,food security, disability, Hak Asasi Manusia … Continue reading 
  • Program Beasiswa Sarjana dari Swiss German University Swiss German University (SGU), salah satu perguruan tinggi swasta terbaik berlokasi di Serpong, Tangerang, kembali menawarkan beasiswa penuh maupun parsial untuk program sarjana (S1). Beasiswa ini dibuka untuk empat program studi, yaitu Teknologi Informasi, Akuntansi, Teknik Farmasi, serta Teknik Biomedis. … Continue reading 
  • Program Debt Swap Master dan Doktor ke Jerman Program debt swap Indonesia dan Jerman adalah program pengurangan stok utang luar negeri pemerintah Indonesia. Dari Jumlah total debt swap yang berasal dari pemerintah Jerman, sektor pendidikan merupakan salah satu sektor yang disepakati. Sasaran Program Debt Swap Adapun sasaran yang … Continue reading 
  • Program Beasiswa dari The Rockefeller Foundation The Rockefeller Foundation di tahun akademik 2011/2012 kembali menawarkan program beasiswa Bellagio Center Residency Program-Spring 2011. Program Bellagio Center Residency adalah beasiswa kesempatan tinggal dan studi di The Rockefeller Foundation Bellagio Center, Italia, selama empat minggu. Program beasiswa ini terbuka … Continue reading 
  • Program Beasiswa Australian Leadership Awards Scholarships Program beasiswa Australia Leadership Awards Scholarships (ALAS) 2012 kembali dibuka oleh Pemerintah Australia melalui lembaga Australia Agency for International Development (AusAID) yang termasuk juga dalam program Australia Development Scholarships (ADS). Beasiswa ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan sumber daya manusia dan … Continue reading 

2 komentar:

  1. Salam Lestari Buana Nusantara

    BalasHapus
  2. Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
    Mohon maaf sebelumnya.. Saya adalah salah satu siswa SMK di Kabupaten Sukabumi yang mendaftarkan diri sebagai peserta bidik misi pada tahun 2013.. Ada yang ingin saya tanyakan kepada pihak UPI, apakah program bidik misi di UPI untuk jurusan pendidikan seni tari tahun 2013 dibuka atau tidak??

    BalasHapus

Share it

Recent Posts

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Entri Populer

Total Tayangan Laman